PLASMODIUM
Penyakit
malaria dilaporkan sejak tahun 1753 sedangkan, plasmodium penyebab malaria
ditemukan oleh Laveran pada tahun 1880. Morfologi plasmodium dipelajari sejak
tahun 1883 dengan menggunakan metilen biru untuk mewarnai parasit ini tahun
1885.
Golgi
menjelaskan daur hidup plasmodium ,yaitu siklus skizogoni eritrositik disebut
sebagai siklus biologi ,siklus parasit dalam tubuh nyamuk dipelajari oleh Ross
dan Bignami tahun 1989 .tahun 1900 patrick Manson membuktikan bahwa nyamuk
adalah vector penular penyakit malaria .
Sebaran Geografis
Penyakit
malaria dilaporkan secara luas , yang terletak antara
dan
lintang utara ,terutama dari Negara tropis
yang merupakan daerah endemis malaria.sebaran plasmodium ovale terbatas
diAfrika timur , Afrika Barat ,Filipina,Dan Irian jaya.
Daur Hidup
Didalam
tubuh manusia dan nyamuk Anopheles berlangsung daur hidup plasmodium.Manusia
merupakan hospes perantara ,daur hidupnya secara aseksual .didalam tubuh nyamuk
berlangsung daur hidup seksual .
Daur
hidup aseksual terdiri dari 4 tahapan yaitu tahap skizogon preeritrositik,tahap
skizogoni eksoeritrositik,tahap skizogoni eritrositik dan tahap
gametogoni.dalam sel-sel hati berlangsung tahap skizogoni preeritrositik dan
skizogoni eksoeritrositik.dalam sel-sel eritrosit berlangsung tahap skizogoni
eritrositik dan tahap gametogoni.
Skizogoni
preeritrositik
Pada
plasmodium vivax tahap skizogoni preeritrositik berlangsung selama 8 hari. Pada
plasmodium falciparum berlangsung selama 6 hari .Plasmodium ovale berlangsung selama
9 hari tahap skizogoni preeritrositik pada plasmodium malariae sukar
ditentukan,
Dalam
jaringan hati siklus preeritrositik pada plasmodium falciparum berlangsung satu
kali ,pada spesies lainnya berlangsung berualang kali
Skizogoni
Eksoeritrositik.
Skizogoni
eksoeritrositik adalah sumber pembentukan stadium aseksual parasit yang menjadi
penyebab terjadinya kekambuhan (pada malaria vivax,malaria ovale,malaria
malariae).
Skizogoni
eritrositik
Siklus
ini terjadi didalam sel darah merah (eritrosit) berlangsung selama 48 jam pada
plasmodium vivax ,plasmodium falciparum,dan plasmodium ovale .
Pada
plasmodium malariae berlangsung setiap 72 jam .tahap skizogoni eritrositik akan
terjadi bentuk trofozoit , skizon,dan merozoit . mulai dijumpai 12 hari sesudah
terinfeksi pada plasmodium vivax dan 9 hari sesudah terinfeksi plasmodium
falciparum .
Meningkatnya
jumlah parasit malaria mengakibatkan sel eritrosit yang menyebabkan terjadinya
demam yang khan pada gejala klinis malaria (overt malaria).
Tahap
Gametogoni
Tahap
gametogoni ini berlangsung selama 96 jam dan hanya gametosit yang sudah matang
dapat ditemukan didalam darah tepi.Nyamuk Anopheles adalah hospes definitive
plasmodium karena di dalam nyamuk berlangsung daur hidup seksual atau siklus
sporogoni .untuk dapat menginfeksi seekor nyamuk Anopheles sedikitnya
dibutuhkan 12 parasit gametosit plasmodium per militer darah.
Didalam
tubuh seekor nyamuk Anopheles betina dapat hidup lebih dari satu spesie
plasmodium sehinga dapat menyebabkan terjadinya infeksi campuran.
Morfologi
Plasmodium plasmodium didapatkan dalam bentuk skizon preeritrositik yang
berbeda ukuran dan jumlah merozoit yang ada didalamnya .plasmodium malariae
tidak mempunyai bentuk skizon preeritrositik
Spesies
plasmodium didalam sel darah merah dapat dibedakan morfologi dan bentuk
–bentuknya yaitu bentuk trofozoit,skizon dan bentuk gamatosit.
Trofozoit
Plasmodium
mempunyai trofozoit yang berbeda antar stadium yang masih baru terbentuk
(trofozoitm muda,early trophozoite)dan pada stadium yang lanjut(trofozoitlanjut,late
trophozoite).
Trofozoit
muda plasmodium vivax mula mula berbentuk cincin yang mengandung bintik-bintik
basofil kemudian berkembang menjadi trofozoit yang berbentuk amuboid yang
mengandung bintik-bintik Schuffner Trofozoit lanjut ,sering ditemukan lebih
dari satu parasit didalam satu sel eritrosit.
Plasmidium
Falciparum mempunyai trofozoit muda yang berbentuk cincin yang mempunyai inti
dan tampak sebagian dari sitoplasma parasit berada dibagian tepi dari eritrosit
.trofozoit lanjut pada spesies ini mengandung bintik- bintik Maurer
Trofozoit
plasmodium ovale mirip bentuknya dengan trofozoit plasmodium vivax taitu adanya
bintik Schhuffner dan pigmen
skizon
Bentuk
skizon setiap spesie plasmodium mempunyai mempunyai perbedaan ukuran baik jumlah
ataupun susunan merozoitnya
Plasmodium
vivax mempunyai skizon berukuran antar 9-10 mikron yang mengisi penuh eritrosit
yang tampak membesar ukurannya dengan susunan merozoit yang tampak tidak
diatur.
Skizon
plasmodium falciparum berukuran sekitar 5 mikron mengandung mirozoit yang tidak
teratur susunannya dengan eritrosit yang terinfeksi plasmodium ini tidak
membesar ukrannya
Plasmodium
malariae skizon berukuran sekitar 7 mikron bentuknya teratur dan mengisi penuh
eritrosit yang terinfeksi,skizon mempunyai merozoit berjumlah 8 buah yang
tersusun seperti bunga mawar
Skizon
plasmodium ovale berukuran 6 mikron mengisi tigaperempat bagian dari eritrosit
yang terinfeksi yang agak membesar ukrannya .terdapat 8 buah merozoit yang
susunannya tidak teratur
Gametosit
Plasmodium
vivax mempunyai bentuk gametosit yang lonjong atau bulat dengan eritrosit yang
membesar ukurannya dan mengandung bintik bintik Schuffner
Gametosit
plasmodium falciparum mempunyai bentuk khas seperti pisang ,dengan ukuran
panjang gametosit lebih besar dari ukuran diameter eritrosit
Plasmodium
malariae mempunyai gametosit yang berbentuk bulat atau lonjong dengan eritrosit
yang tidak membesar
Gametosit
plasmodium ovale lonjong bentuknya eritrosit yang terinfeksi parasit ini
berukuran normal,agak membesar atau sama besar dengan ukuran gametosit,terdapat
bintik Schuffner pada eritrosit yang terinfeksi